Aksi bela islam di Jakarta
Serial ebook Naskah khutbah Jumat dari IKADI wilayah DIY, yang sangat bagus buat pegangan hidup kita. Konsep yang disampaikan sangat luas, namun bisa diterapkan dalam kehidupan kita. Seumpama untuk memilih teman, pemimpin seperti pilkada, Pilpres dan lainnya.
Pokoknya baca deh, ga nyesel pokoknya...
Saatnya menentukan pilihan saudara..
Showing posts with label Tokoh Islam. Show all posts
Showing posts with label Tokoh Islam. Show all posts
Buku Serial Novel dan Sejarah Indonesia
Picture hari ini
Napoleon dari Tanah Rencong terinspirasi dari kehidupan Hasan Saleh (1921-
1992), salah seorang yang pemimpin pemberontakan DI/TII Aceh yang pecah
pada 21 September 1953 dengan pemimpin utama Teungku Daud Beureueh.
Pada 1959, Hasan dan sejumlah tokoh teras DI bergabung kembali dengan
TNI dan mendapatkan pang kat letnan kolonel, sedangkan Teungku Beureueh
terus me lan jut kan gerilya sampai 1962.
Nama-nama tokoh, tanggal dan tempat kejadian, lokasi serta dialog yang
terjadi dalam Napoleon dari Tanah Rencong mengacu pada pe ris tiwa yang
pernah terjadi, termasuk tragedi berdarah Cumbok 1946 (sebagian kalangan
menyebutnya sebagai “revolusi sosial”). Tra gedi itu merupakan buah
pertentangan antara kubu Teungku dan ka langan Teuku yang sudah berlang
sung lama.
Karena itu, pertentangan antara kedua kelompok tersebut hendak nya dilihat
se bagai jejak sejarah masa silam, bukan merupakan pe tunjuk faktual tentang
hubungan keduanya saat ini yang sudah ber kembang sangat baik.
Meski bertaburan dengan keping-keping sejarah, Napoleon dari Tanah Rencong
tetaplah sebuah novel historis, bukan biograi Hasan Sa leh. Karena itu
be be rapa peristiwa diungkapkan secara dramatis un tuk mendapatkan efek
opti mal penceritaan.
Buku Serial Novel dan Sejarah Indonesia
Napoleon dari Tanah Rencong terinspirasi dari kehidupan Hasan Saleh (1921-
1992), salah seorang yang pemimpin pemberontakan DI/TII Aceh yang pecah
pada 21 September 1953 dengan pemimpin utama Teungku Daud Beureueh.
Pada 1959, Hasan dan sejumlah tokoh teras DI bergabung kembali dengan
TNI dan mendapatkan pang kat letnan kolonel, sedangkan Teungku Beureueh
terus me lan jut kan gerilya sampai 1962.
Nama-nama tokoh, tanggal dan tempat kejadian, lokasi serta dialog yang
terjadi dalam Napoleon dari Tanah Rencong mengacu pada pe ris tiwa yang
pernah terjadi, termasuk tragedi berdarah Cumbok 1946 (sebagian kalangan
menyebutnya sebagai “revolusi sosial”). Tra gedi itu merupakan buah
pertentangan antara kubu Teungku dan ka langan Teuku yang sudah berlang
sung lama.
Karena itu, pertentangan antara kedua kelompok tersebut hendak nya dilihat
se bagai jejak sejarah masa silam, bukan merupakan pe tunjuk faktual tentang
hubungan keduanya saat ini yang sudah ber kembang sangat baik.
Meski bertaburan dengan keping-keping sejarah, Napoleon dari Tanah Rencong
tetaplah sebuah novel historis, bukan biograi Hasan Sa leh. Karena itu
be be rapa peristiwa diungkapkan secara dramatis un tuk mendapatkan efek
opti mal penceritaan.
Buku Serial Novel dan Sejarah Indonesia
Riwayat perjuangan Kyai Wahid Hasyim
KH. Abdul Wahid Hasyim adalah putra dari pasangan KH. M. Hasyim Asy’ari-Nyai Nafiqah binti Kiai Ilyas (Madiun) yang di lahirkan pada Jum’at legi, 5 Rabi’ul Awal 1333 H./1 Juni 1914 M. Ayahandanya semula memberinya nama Muhammad Asy’ari, diambil dari nama kakeknya. Namun, namanya kemudian diganti menjadi Abdul Wahid, diambil dari nama datuknya. Dia anak kelima dan anak laki-laki pertama dari 10 bersaudara.
KH A. Wahid Hasyim adalah pribadi yang cerdas dan lihai dalam berpidato.Terutama sekali karena pidatonya selalu didukung dan dilengkapi dengan tema-tema yang disitir dari salah berbagai buku. Tentu tiada kesulitan bagi KH A. Wahid Hasyim untuk mencari referensi, karena KH A. Wahid Hasyim menguasai bahasa Arab, Belanda dan Inggris sebagai kunci utama dalam penguasaan buku-buku ilmiah saat itu.
Semenjak tahun 1939 KH. A Wahid Hasyim dipercaya menjabat sebagai Ketua MIAI (Majelis Islam A’la Indonesia), sebuah badan federasi NU, Muhammadiyah,PSII, PII, Al-Irsyad, Persis. Sehubungan dengan jabatannya di MIAI, KH A.Wahid Hasyim juga kemudian duduk pula dalam kepemimpinan Presidium Korindo (Kongres rakyat Indonesia), sebuah proyek perjuangan bersama GAPI (Gabungan Partai Politik Indonesia).
Para anggota MIAI adalah tokoh-tokoh top Indonesia seperti Abikusno Cokrosuyoso, Dr.Sukiman, Wondoamiseno, KH Mas Mansur, KH Abdul Kahar Muzakkir, Umar Habaisy, Muhammad Natsir, dan lain-lain. Kedudukan Ketua MIAI ini dengansendirinya menempatkan KH A.Wahid Hasyim sebagai pejuang politik menghadapi penjajahan.
Akan tetapi tatkala zaman pendudukan Jepang, kelompok MIAI bubar. Kemudian atas prakarsa KH A. Wahid Hasyim MIAI menjelma menjadi ”Majelis Syuro Muslimin Indonesia” (Masyumi). Melalui Masyumi ini, terbentukalah badan Pusat latihan Hizbullah di Cibarusa, dekat Cibinong Bogor, Sekolah Tinggi Islam di Jakarta dan penerbitan Majalah ”Suara Muslimin” yang mula-mula dipimpin oleh KH Saifuddin Zuhri dan kemudian beralih ke tangan Harsono Cokroaminoto.
Selama zaman kependudukan Jepang KH A. Wahid Hasyim merupakan tokoh sentral di kalangan Umat Islam. KH A. Wahid Hasyim juga menjabat sebagai anggota Chuuo Sangi In yakni semacam DPR ala Jepang. Dengan jabatan tersebut KH A. Wahid Hasyim dapat menyakinkan tentara Jepang untuk mendirikan sebuah badan yang menghimpun kalangan ulama. Maka terbentuklah Badan yang bernama Shumubu, yaitu Badan Urusan Agama Islam yang susunannya terdir idari: KH. Hasyim Asy’ari selaku Ketua, KH. Abdul Kahar Muzakir selaku Wakil Ketua dan KH A. Wahid Hasyim selaku Wakil Ketua.
Oleh karena KH HasyimAsy’ari tidak dapat aktif karena memangku Pesantren Tebuireng, maka jabatan ketua sehari-hari dipegang oleh KH A. Wahid Hasyim. Badan inilah yang menjelma menjadi Departemen Agama (setelah proklamasi 17 Agustus 1945)Taktik politik yang dijalani KH A Wahid Hasyim di zaman Jepang ialah, mengambil unsur kekuasaan Jepang yang Positif bagi perjuangan mencapai kemerdekaan Indonesia. ”Kerja sama” dengan Jepang (pada tingkatan pertama) dipandang perlu sebab bangsa Indonesia yang tidak mempunyai kekuatan politik (kekuasaan ) di zaman Belanda tidak akan sanggup menghadapi kekuatan Militer Jepang yang tengah berada di puncak kemenangan. Kezaliman-kezaliman pemerintahan Jepang kepada bangsa Indonesia, oleh KH A. Wahid Hasyim,dijadikan pupuk keyakinan bagi rakyat, bahwa sesuai dengan Al-Qur’an segalayang batil pasti akan sirna, kezaliman tak pernah mengalami kemenangan yang panjang.
Masa perang kemerdekaan antara tahun 1945-1950 menyebabkan KH A. Wahid Hasyim menyibukakan diri dalam gejolak revolusi. Meskipun sebagian besar waktunya dicurahkan kepada soal politik dan pertahanan, seperti dua kali menghadapi agresi Belanda atas Republik Indonesia dan kemelut politik yang penuh pertentangan di masyarakat, namun KH A.Wahid Hasyim tetap menjalin hubungan erat dengan para ulama dan dunia pesantren.
Wafat dalam usia belum 40 tahun menyebabkan dunia Ulama dan Pesantren menjerit dan meratap. Kaum politik dan masyarakat baik tua maupun muda merasa kehilangan yang besar. Yang patah akan tumbuh akan tetapi bukan lagi A. Wahid Hasyim. Abdul Wahid hasyim hanya ada satu dalam sejarah ummat manuasia. Namun sekalipun sudah wafat, namanya harum tidak pernah akan mati.
Berikut ebook Riwayat Perjuangan : Wahid Hasim file tempoKH A. Wahid Hasyim adalah pribadi yang cerdas dan lihai dalam berpidato.Terutama sekali karena pidatonya selalu didukung dan dilengkapi dengan tema-tema yang disitir dari salah berbagai buku. Tentu tiada kesulitan bagi KH A. Wahid Hasyim untuk mencari referensi, karena KH A. Wahid Hasyim menguasai bahasa Arab, Belanda dan Inggris sebagai kunci utama dalam penguasaan buku-buku ilmiah saat itu.
Semenjak tahun 1939 KH. A Wahid Hasyim dipercaya menjabat sebagai Ketua MIAI (Majelis Islam A’la Indonesia), sebuah badan federasi NU, Muhammadiyah,PSII, PII, Al-Irsyad, Persis. Sehubungan dengan jabatannya di MIAI, KH A.Wahid Hasyim juga kemudian duduk pula dalam kepemimpinan Presidium Korindo (Kongres rakyat Indonesia), sebuah proyek perjuangan bersama GAPI (Gabungan Partai Politik Indonesia).
Para anggota MIAI adalah tokoh-tokoh top Indonesia seperti Abikusno Cokrosuyoso, Dr.Sukiman, Wondoamiseno, KH Mas Mansur, KH Abdul Kahar Muzakkir, Umar Habaisy, Muhammad Natsir, dan lain-lain. Kedudukan Ketua MIAI ini dengansendirinya menempatkan KH A.Wahid Hasyim sebagai pejuang politik menghadapi penjajahan.
Akan tetapi tatkala zaman pendudukan Jepang, kelompok MIAI bubar. Kemudian atas prakarsa KH A. Wahid Hasyim MIAI menjelma menjadi ”Majelis Syuro Muslimin Indonesia” (Masyumi). Melalui Masyumi ini, terbentukalah badan Pusat latihan Hizbullah di Cibarusa, dekat Cibinong Bogor, Sekolah Tinggi Islam di Jakarta dan penerbitan Majalah ”Suara Muslimin” yang mula-mula dipimpin oleh KH Saifuddin Zuhri dan kemudian beralih ke tangan Harsono Cokroaminoto.
Selama zaman kependudukan Jepang KH A. Wahid Hasyim merupakan tokoh sentral di kalangan Umat Islam. KH A. Wahid Hasyim juga menjabat sebagai anggota Chuuo Sangi In yakni semacam DPR ala Jepang. Dengan jabatan tersebut KH A. Wahid Hasyim dapat menyakinkan tentara Jepang untuk mendirikan sebuah badan yang menghimpun kalangan ulama. Maka terbentuklah Badan yang bernama Shumubu, yaitu Badan Urusan Agama Islam yang susunannya terdir idari: KH. Hasyim Asy’ari selaku Ketua, KH. Abdul Kahar Muzakir selaku Wakil Ketua dan KH A. Wahid Hasyim selaku Wakil Ketua.
Oleh karena KH HasyimAsy’ari tidak dapat aktif karena memangku Pesantren Tebuireng, maka jabatan ketua sehari-hari dipegang oleh KH A. Wahid Hasyim. Badan inilah yang menjelma menjadi Departemen Agama (setelah proklamasi 17 Agustus 1945)Taktik politik yang dijalani KH A Wahid Hasyim di zaman Jepang ialah, mengambil unsur kekuasaan Jepang yang Positif bagi perjuangan mencapai kemerdekaan Indonesia. ”Kerja sama” dengan Jepang (pada tingkatan pertama) dipandang perlu sebab bangsa Indonesia yang tidak mempunyai kekuatan politik (kekuasaan ) di zaman Belanda tidak akan sanggup menghadapi kekuatan Militer Jepang yang tengah berada di puncak kemenangan. Kezaliman-kezaliman pemerintahan Jepang kepada bangsa Indonesia, oleh KH A. Wahid Hasyim,dijadikan pupuk keyakinan bagi rakyat, bahwa sesuai dengan Al-Qur’an segalayang batil pasti akan sirna, kezaliman tak pernah mengalami kemenangan yang panjang.
Masa perang kemerdekaan antara tahun 1945-1950 menyebabkan KH A. Wahid Hasyim menyibukakan diri dalam gejolak revolusi. Meskipun sebagian besar waktunya dicurahkan kepada soal politik dan pertahanan, seperti dua kali menghadapi agresi Belanda atas Republik Indonesia dan kemelut politik yang penuh pertentangan di masyarakat, namun KH A.Wahid Hasyim tetap menjalin hubungan erat dengan para ulama dan dunia pesantren.
Wafat dalam usia belum 40 tahun menyebabkan dunia Ulama dan Pesantren menjerit dan meratap. Kaum politik dan masyarakat baik tua maupun muda merasa kehilangan yang besar. Yang patah akan tumbuh akan tetapi bukan lagi A. Wahid Hasyim. Abdul Wahid hasyim hanya ada satu dalam sejarah ummat manuasia. Namun sekalipun sudah wafat, namanya harum tidak pernah akan mati.
Riwayat perjuangan pahlawan nasional Kyai Abdul Halim
KATA PENGANTAR
Ketua Umum Masyarakat Sejarawan Indonesia
Cabang Jawa Barat
Ketua Umum Masyarakat Sejarawan Indonesia
Cabang Jawa Barat
Pada umumnya, tokoh-tokoh pergerakan terkem-kuka di Indonesia sudah diangkat menjadi pahlawan na-sional oleh Pemerintah RI. Namun, ternyata K. H. Abdul Halim, seorang ulama yang termasuk tokoh pergerakan, hingga kini belum diangkat sebagai pahlawan nasional. Tentu saja hal ini menjadi pertanyaan, apa masalahnya? Atau jangan-jangan belum pernah diusulkan oleh siapa-pun.
Ketika membaca riwayat perjuangan K. H. Abdul Halim, yang ditulis oleh Saudara Miftahul Falah, S. S. ini, akan sangat jelas sebenarnya apa dan bagaimana per-juangan oleh ulama kelahiran Majalengka tanggal 26 Juni 1887 ini. Semasa hidupnya, K. H. Abdul Halim telah me-mimpin dan melakukan perjuangan melalui bidang poli-tik, ekonomi, dan pendidikan. Perjuangan pada masa penjajahan Belanda, dilakukan melalui Persjarikatan Oe-lama (PO), Sarekat Islam, dan PII. Pemikiran K. H. Abdul Halim yang sangat berharga adalah bagaimana membina keselamatan dan kesejahteraan umat dengan melakukan perbaikan yang meliputi delapan bidang (Al-Islah As-Samaniyah), yaitu: akidah, ibadah, pendidikan, keluarga, adat-kebiasaan, hubungan masyarakat (sosial), pereko-nomian, dan perbaikan umat. Dalam syiar Islam, Persja-rikatan Oelama juga menyelenggarakan tabligh, mener-bitkan majalah, dan brosur sebagai media organisasi.
Selain itu, ternyata K. H. Abdul Halim juga aktif se-bagai wartawan di berbagai media baik politik maupun dakwah dan telah menulis sembilan buah buku. Dalam buku-bukunya. K. H. Abdul Halim berusaha menyebar-kan pemikirannya yang penuh toleransi, menganjurkan untuk menjunjung tinggi akidah dan akhlak masyarakat serta tidak menolak untuk mengambil contoh kemajuan dari Barat. K. H. Abdul Halim, selain aktif di bidang poli-tik, ia juga berjasa di bidang pendidikan, terutama den-gan mendirikan Santi Asromo, yang merupakan pelopor pendidikan yang menggabungkan pelajaran agama, pela-
jaran umum, dan bekal keterampilan. Perjuangan mela-lui bidang ekonomi, dimulai K. H. Abdul Halim dengan mendirikan Hayatul-Qulub, yang mencoba melawan arus kapitalisme kolonial, mendirikan perusahaan perceta-kan, perusahaan tenun, dan pertanian.
Pada masa pendudukan Jepang, tahun 1944, K. H. Abdul halim diangkat menjadi anggota BPUPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Setelah Ke-merdekaan Indonesia diproklamasikan, K. H. Abdul Ha-lim terus berjuang melalui berbagai saluran. K. H. Abdul Halim sempat diangkat menjadi Bupati Majalengka dan memimpin rakyat untuk melawan NICA serta diangkat menjadi panitia penggempuran Negara Pasundan, yang merupakan negara boneka bentukan pemerintah koloni-al yang ingin menjajah Indonesia kembali. K. H. Abdul Halim juga diangkat sebagai anggota KNIP dan ikut hi-jrah ke Yogyakarta setelah Perjanjian Renville. Di Yogya-karta, K. H. Abdul Halim menjadi pelopor berdirinya Un-iversitas Islam Indonesia (UII).
Setelah pengakuan kedaulatan RI, K. H. Abdul Ha-lim kembali ke Jawa Barat dan pada tahun 1951 K. H. Abdul Halim terpilih sebagai anggota DPRD Tingkat I Ja-wa Barat. Kemudian tahun 1956 diangkat menjadi ang-gota Konstituante. Perjuangan K. H. Abdul Halim berak-hir saat ia meninggal dunia pada tangga 7 Mei 1962.
Demikian perjuangan K. H. Abdul Halim yang di-uraikan dalam buku ini. Jadi, jelaslah bahwa ulama besar ini sebenarnya telah berjasa besar bagi bangsa dan nega-ra ini sehingga layak untuk diangkat sebagai pahlawan nasional.
Buku ini agaknya dimaksudkan penulisnya untuk mendokumentasikan riwayat hidup seorang tokoh pe-juang serta warisannya yang terus dikembangkan hingga masa paling mutakhir, di mana salah seorang pewaris K. H. Abdul Halim, yaitu Ketua Umum PP PUI, Akhmad Her-ryawan, Lc., berhasil terpilih menjadi Gubernur Jawa Ba-rat pada Pilgub 13 April 2008.
Kiranya buku ini bermanfaat selain untuk mewa-riskan nilai-nilai kejuangan K. H. Abdul Halim kepada generasi penulis, juga dapat menjadi sumbangan untuk memperkaya historiografi Indonesia, khususnya dalam bentuk biografi tokoh.
Bandung, 1 Juni 2008
Prof. Dr. Hj. Nina H. Lubis, M. S.
Prof. Dr. Hj. Nina H. Lubis, M. S.
Berikut ebook secara lengkap dapat di download link dibawah ini
Ringkasan biografi Nabi Muhammad SAW
Ringkasan shirah nabawi Nabi Muhammad SAW disusun oleh Hasan Husen Assagaf. Disusun dalam bentuk slide powerpoint, sehingga lebih gampang dalam alur shirah nabawiyah. Jika dalam buku cetakan semisal karya Haekal contoh, Shirah Nabawi bisa sampai 300 halaman. Sehingga pembaca perlu waktu untuk memahami rentetan sejarah nabi Muhammad SAW. Ringkasan ini merupakan sarana untuk membantu dalam memahami sejarah nabi Muhammad SAW.
Untuk mendownload ringkasan file ini, dapat klik pada link di bawah ini.
Ringkasan Biografi Nabi Muhammad SAW
--
Diposting :
Geneo Ebook
Untuk mendownload ringkasan file ini, dapat klik pada link di bawah ini.
Ringkasan Biografi Nabi Muhammad SAW
--
Diposting :
Geneo Ebook
Pemikiran Kyai Ahmad Dahlan
Pemikiran tokoh pendiri muhammadiyah ini sangatlah brillian. Banyak peninggalan beliau dari sisi pemikiran, lembaga pendidikan, kesehatan, yayasan atas nama Muhammadiyah adalah ajaran beliau untuk berdakwah. Selain menonjol dari segi sosialnya, banyak pengikut beliau yang menyarankan untuk mengeyam pendidikan setinggi mungkin.
Edisi kali ini, berusaha untuk menampilkan pemikiran-pemikiran para pendahulu, dalam menyebarkan agama islam. Berikut adalah pemikiran dari Kyai haji Ahmad dahlan
ebook download disini : Pemikiran Kyai Ahmad Dahlan
ebook download disini : Pemikiran Kyai Ahmad Dahlan
Kutipan kata-kata Pidato Soekarno
Kata pengentar.. Presiden Sukarno terkenal dengan orang yang ah;i pidato, sekaligus orator Ulung. Beliau lahir tepat jamannya penjajah bangsa Indonesia oleh kaum kompeni dari Eropa. perilaku kaum penjajah ternyata selain merampas hasil kekayaan bangsa Indonesia, juga menyebarkan bahwa bangsa indonesia lahir dibawah bangsa arya dari Eropa. Opini semacam itu sengaja dihembuskan oleh kaum penjajah, sehingga lambat -laun Paham semacam itu terparti di dalam jiwa masyarakat Indonesia. Cara-cara seperti ini menjadi senjata yang ampuh untuk melanggengkan panjajah untuk menduduki wilayah Indonesia. Dan terbukti selama lebih dari 350 tahun bangsa indonesia dijajah oleh Belanda.
Dia, terlahir dari seorang yang brillian. Sukarno di masa anak-anak sampai dewasa mendapat pendidikan dari HOS Cokroaminoto. Dia tumbuh menjadi pemuda yang berani menyuarakan kepedihan rakyat, ditambah dari pemuda-pemuda yang seumurannya mempunyai isealisme untuk merobohkan Kapitalisme, Imprealisme di Indonesia. Tercipta lah seorang yang mempunyai jiwa penyemangati rakyat untuk membela dari kaum Kompeni. Dengan semangat jiwa yang pantang mundur, Sukarno memberikan suntikan semangat kemerdekaan melalui pidato-pidatonya...
Dialah presiden pertama Indonesia. Sukarno, banyak tulisan dan kata-kata mutiara dari beliau untuk para pemuda indonesia. Sehingga sangatlah layak bagi kita, untuk selalu belajar dari beliau.
Berikut kata-kata mutiara dari Presiden Sukarno
Dia, terlahir dari seorang yang brillian. Sukarno di masa anak-anak sampai dewasa mendapat pendidikan dari HOS Cokroaminoto. Dia tumbuh menjadi pemuda yang berani menyuarakan kepedihan rakyat, ditambah dari pemuda-pemuda yang seumurannya mempunyai isealisme untuk merobohkan Kapitalisme, Imprealisme di Indonesia. Tercipta lah seorang yang mempunyai jiwa penyemangati rakyat untuk membela dari kaum Kompeni. Dengan semangat jiwa yang pantang mundur, Sukarno memberikan suntikan semangat kemerdekaan melalui pidato-pidatonya...
Dialah presiden pertama Indonesia. Sukarno, banyak tulisan dan kata-kata mutiara dari beliau untuk para pemuda indonesia. Sehingga sangatlah layak bagi kita, untuk selalu belajar dari beliau.
Berikut kata-kata mutiara dari Presiden Sukarno
Pemikiran Muhamad Hatta tentang Ekonomi Sosialis di Indonesia
Masih dalam pahlawan nasional, Siapa bapak Koperasi Indonesia maka kita akan tertuju oleh tokoh pahlawan sekaligus Proklamator Indonesia dialah Muhamad Hatta. Tokoh dengan penampilan sangat sederhana ini, ternyata mempunyai visi ke depan dalam membangun perekonomia Indonesia. Prinsip gotong-royong dan kekeluargaan ini, maka terbentuk lah Koperasi yang sebenarnya sangatlah cocok dengan budaya masyarakat kita. Koperasi sebagai soko guru perekonomia bangsa kita, seharusnya akan menjadi tonggak kekuatan ekonomi bangsa kita yang berlandaskan dari masyarakat. Prinsip ini di kenal denga ekonomi kerakyatan.
Dibalik penjajah ekonomi kita dari kapilatalis, sudah sepatutnya kita kembali membangun bidang ekonomi ini dari pemikiran-pemikiran para pendahulu kita. jadi sepantaslah kita membuka lagi pemikiran-pemikiran dari Muhammad hatta ini, yang saya kira masih relevan untuk zaman sekarang. Pemikiran Muhamad hatta ini bisa anda download pada link di bawah ini...salam perjuangan
Pemikiran Muhamad Hatta tentang ekonomi sosialis Indonesia
Pesan dakwah untuk membangun negeri oleh Muhamad Natsir
Jujur saya, Tokoh satu ini adalah idola kita bagi teman-teman yang giat di dunia dakwah. Kita patut bangga, meskipun muhamad natsir tidak di cantumkan dalam tokoh-tokoh pahlawan nasional. Namun dari segi perjuangan dan pemikiran beliau patut kita pelajari dan kita baca. ketika membaca tulisan-tulisan beliau terasa kita diberikan thausiyah dari beliau untuk generasi penerus bangsa ini.
Dalam bukunya ini merupakah thausiyah bagi kita untuk membangun negeri ini. Masih sangat relevan pada masa-masa sekarang, di balik carut marutnya para pejabat negeri ini dari gutita Korupsi. Ayo kita biasakan membaca sejarah kita dari para pahlawan kita.
Pesan dakwah untuk membangun negeri dari Muhamad Natsir
Buku Capita selecta II Muhamad Natsir
Capita selecta Muhamad Natsir II ini merupakan kumpulan-kumpulan pidato beliau yang ada di lakukan beberapa tempat. Dari beberapa Pidato Mohamad Natsir ini terlintas buah pikiran seorang negarawan. Mulai pidato pembentukan negara kesatuan, pidato tentang Irian Barat dan masih banyak lagi. Bahkan pidato muhamad Natsir ini bukan saja di dalam negeri, namun juga di luar negeri seperti di seperti di Karachi Pakistan. Pidato tersebut telah disiarkan ke luar negeri dalam bahasa inggris oleh Cornel University ithaka New York yang dikenal dengan some observations concerning the role of islam in national and international.
Pada capita selecta II ini, ejaan masing dengan aturan bahasa indonesia yang lama. Jika kita membaca ini, sering kita ketemu ejaan bahasa indonesia lama. Meskipun demikian, saya yakin anda masih bisa mencerna isi buku tersebut. Pokoknya bagi anda yang haus tulisan Ntasir ini, akan mempelajari pikiran-pikiran Natsir yang genius dan negarawan.
Capita selecta Muhammad Natsir jilid II
Pada capita selecta II ini, ejaan masing dengan aturan bahasa indonesia yang lama. Jika kita membaca ini, sering kita ketemu ejaan bahasa indonesia lama. Meskipun demikian, saya yakin anda masih bisa mencerna isi buku tersebut. Pokoknya bagi anda yang haus tulisan Ntasir ini, akan mempelajari pikiran-pikiran Natsir yang genius dan negarawan.
Capita selecta Muhammad Natsir jilid II
Studi tentang Islam Al Ustad Sayyit Qutub
Sudah kenal anda dengan nama Sayyit Qutub, saya sadur dari Wikipedia. Ternyata banyak sekali gelar yang diberikan beliau. Mulai seorang pengajar, penulis, aktivis islam, pengarang sampai dicap sebagi teroris islam. Namun ketika membaca artikel-artikel yang ditulis beliau, baru kita akan tahu pola pikir yang di sampaikan beliau dalam setiap tulisannya. Sekilas, ketika membaca artikelnya terlihat prinsip teguh pendiriannya akan kebenaran. Meskipun akhir hidup meninggal dalam tiang gantung oleh penguasa mesir pada waktu itu presiden Gamal Abdul Nasser. Inilah sejarah singkat nya.
Ini sedikit intro bagi anda. Untuk lebih jelasnya anda bisa membaca karangan beliau versi Indo melayu, pada link dibawah ini
Studi ke islaman oleh Sayyit Qutub
Perjuangan pahlawan nasional Tengku Cik Di Tiro dari Aceh
Siapa yang tidak kenal dengan Tengku Tjhik di-Tiro atau yang dikenal dengan Muhamad saman. Seorang tokoh perjuangan sekaligus ulama dari Aceh yang gigih berjuang mengusir penjajah kolonialisme di negeri Aceh. Perjuangan Cik Di Tiro Mulai tahun 1881-1891, dimasa rentang itu Belanda mengalami kesulitan untuk mengusai masyarakat Aceh. waktu itu Muhamad saman di tunjuk sebagai panglima besar untuk memimpin perjuangan masyarakat Aceh untuk merebut kembali wilayah Aceh dari Penjajah Belanda, padahal hanya kurang 8 Km lagi seluruh Aceh di kuasai. Namun dengan semangat perjuangan beliau, wilayah yang dikuasai Belanda dapat direbut kembali, bahkan Belanda mundur kembali sampai di Kutaradja.
Selama 10 tahun memimpin perjuangan kemerdekaan, Cik Di Tiro meninggal Dunia akibat terkena racun. Dan perjuangan tetap masih diteruskan oleh para generasi selanjutnya. Demikian seklumit cerita perjuangan seorang Tengku Cik di Tiro, Anda bisa baca ebook Tengku Cik Di Tiro link dibawah ini. (versi publikasi tahun 1951 sejarah)
Kisah perjuangan Tengku Cik Di Tiro dari Aceh
Selama 10 tahun memimpin perjuangan kemerdekaan, Cik Di Tiro meninggal Dunia akibat terkena racun. Dan perjuangan tetap masih diteruskan oleh para generasi selanjutnya. Demikian seklumit cerita perjuangan seorang Tengku Cik di Tiro, Anda bisa baca ebook Tengku Cik Di Tiro link dibawah ini. (versi publikasi tahun 1951 sejarah)
Kisah perjuangan Tengku Cik Di Tiro dari Aceh
Hikayat naskah puisi perang Sabi di Aceh
Naskah perang sabi ini, Naskah ini berbentuk puisi-puisi yang dikarang oleh para ulama Aceh. Isinya memberikan anjuran untuk berperang mengangkat senjata mengusir kaum kafir (Belanda) dari Aceh. Naskah ini banyak dibaca oleh masyarakat aceh pada umumnya, mulai dari rakyat biasa, para santri, para ulama. Sehingga sebagian besar masyarakat terpompa semangatnya untuk berjuang dari kesengsaraan dijajah belanda. karena saking kuatnya semangat di dalam dada para pejuang aceh, dari setiap pahlawan yang gugur di temukan naskah puisi perang sabil pada tiap sakunya. Melihat hal tersebut belanda melarang setiap orang di bumi aceh untuk membaca naskah ini, bahkan siapa saja menyembunyikan atau membaca naskah ini akan di tangkap oleh belanda, bahkan bisa di hukum mati.
Naskah hikayat perang sabi ditulis dalam bentuk bahasa aceh, sehingga akan sulit dipahami oleh masyarakat diluar aceh. Seorang Profesor Dr Imran Teuku Abdullah menulis tentang hikayat perang sabil dalam bentuk uraian singkat. sehingga membantu sedikit tentang sastra hikayat perang sabil ini.
Ringkasan hikayat perang sabi
Naskah puisi perang sabi bahasa Aceh
Naskah puisi perang sabi dalam bahasa arab melayu
Ringkasan perang Cut Ali Pahlawan dari Aceh
Sejarah perjuangan rakyat Aceh nampaknya tak akan padam dengan penjajahan bangsa Belanda. banyak para pahlawan yang turut berjuang melawan bangsa Eropa. Diantaranya adalah Cut Ali, bagaimana kisah perjuangan Cut Ali berikut ringkasannya ;
RINGKASAN
HIKAYAT PERANG CUT ALI
Sejumlah
pasukan Belanda di bawah pimpinan seorang letnan bertolak dengan sebuah kapal
dari Kutaraja menuju Pulo Raya. Kontroler Belanda yang bertugas di Calang sudah
memerintahkan
rakyatnya
supaya menyelesaikan pembangunan pelabuhan Pulo Raya dalam waktu singkat. Tiada
berapa lama tinggal di Pulo Raya pasukan Belanda yang baru datang itu pindah ke
Calang.
Komandan
pasukan memerintahkan rakyat calang supaya menanam kelapa dan pisang. Siapa
saja yang tidak menuruti perintah ini mendapat hukuman.
Pada
suatu hari kontroler Belanda bersama dengan komandan pasukan yang berpangkat
letnan itu memeriksa pembuatan jalan di Lhok Kruet. Ketika Krontroler
menanyakan siapa-siapa yang sudah menanam pohon kelapa dan pisang, semua yang
hadir mengacungkan tangan tanda mengiakan kecuali seorang pemborong bernama Cut
Ali. Kontroler marah dan menjewer telinga Cut Ali. Ketika itu juga Cut Ali
pulang ke kampung asalnya Teumeuloh. Dalam sepucuk surat kepada temannya Nyak
Hasyem Biang di Lhong ia menyatakan akan membunuh Kontroler itu, karena telah
menghinanya di muka umum. Cut Ali bertemu dengan seorang sahabatnya Teungku
Syekh Mahmud di Lam No. Ia menceritakan maksudnya hendak membunuh
Kontroler.
Teungku Syekh Mahmud sangat setuju dan bersedia membantu. Karena diketahui
bahwa Kontroler bersama letnan akan pergi ke Lam No, maka Cut Ali dan Syekh
Mahmud sudah bersiap-siap. Dalam perjalanan ke Pantai Cermin, Kontroler dan
letnan itu tewas dibunuh oleh Teungku Mahmud bersama Cut Ali. Dua pucuk
senapang dirampas oleh Cut Ali. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1914, dan
inilah permulaan sengketa. Sesudah itu Cut Ali pulang ke kampungnya dan
memberitahukan penduduk supaya turut membantunya melawan Belanda. Dengan beberapa
puluh orang pengikutnya Cut Ali pergi ke Sarah Lam 9
Hawa.
Berita
tewasnya dua pembesar Belanda di Lam No sampai ke Kutaraja. Sejumlah pasukan di
bawah pimpinan dua orang opsir dikirim ke tempat kejadian. Cut Ali diminta
kembali ke kota dan tidak akan dituntut. Tiga pasukan tentara Belanda dikirim lagi
ke Lam No. Pengikut Cut Ali bertambah banyak dengan datangnya Nyak Hasyem
Biang. Kepada letnan di Lam No ditulisnya surat menyatakan bahwa ia menunggu
kedatangan pasukan Belanda Di Titi Mango. Letnan sangat marah membaca surat Cut
Ali lalu ia menjawab bahwa ia akan datang.
Hari
sudah malam ketika pasukan Belanda sampai dekat sebuah jembatan. Saat itulah
Apa Syam menyentak tali yang terikat pada dua buah sarang lebah di atas pohon.
Lebah-lebah
berterbangan
dan menyengat semua serdadu Belanda itu. Pasukan Belanda panik kena sengatan
lebah. Mereka melompat ke dalam parit di pinggir jalan dan sebagian mati di
ujung sula. Tidak kurang dari 48 orang serdadu Belanda tewas ketika itu.
Anggota pasukan
yang
tersisa sebanyak 30 orang pulang ke Lam No. Pasukan Cut Ali menuju ke kampung
Biang Banda yang disebut juga kampung Bitai. Di sana Cut Ali membangun sebuah
pertahanan
dari pohon buluh yang kemudian terkenal dengan nama Kuta Buloh. Selesai
menyusun pertahanan, Cut Ah mengirim surat lagi kepada komandan Belanda di Lam
No. Pasukan Belanda datang dan mengepung Kuta Buloh. Dalam kegelapan malam pasukan
Cut Ali yang bersembunyi di semak-semak menggempur pasukan Belanda, sehingga
mereka melarikan diri dengan meninggalkan 20 orang korban. Di pihak Cut Ali
seorang syahid yaitu Teungku Nyak Musa.
Cut
Ali berpindah lagi ke Kuala Unga. Sepuluh hari di sana ia mengirim surat lagi
kepada letnan Belanda di Lam No. Serdadu Belanda sebanyak 150 orang berangkat
menuju Kuala Unga. Di Kareuem Ateueh mereka bermalam di sebuah meunasah. Di
larut malam pasukan Cut Ali datang mengepung meunasah itu. Dalam keadaan tidak
siap serdadu Belanda mendapat serangan dan pasukan Cut Ali. Banyak korban yang
jatuh di pihak Belanda.
Di
pihak Cut Ali hanya Nyak Rayek yang mendapat luka-luka 10 di tangannya.
Sejarah perang masyarakat Aceh
Belajar tentang sejarah bisa dikatakan belajar masa yang akan datang. Cerita nenek moyang kita sekaligus sebagai tentang gigihnya perlawanan kepada Belanda, yang sudah menjajah 350 an tahun. sebenarnya di balik itu, sejarah telah mencatat perjuangan heroik para pahlawan di Nusantara. Lihat perlawanan Pangeran Diponegoro yang berasal dari Yogayakarta, Hasanuddin dari Makasar Sulawesi Selatan. Dan masih banyak lagi yang tidak tercatat oleh sejarah, namun dalam tulisan tersembunyi muncul para pejuang dari tanah Nusantara.
Salah satu wilayah Nusantara yang sulit untuk ditakluk kan adalah Aceh. Di sini Belanda putus asa untuk menaklukkan masyarakat Aceh, perjuangan yang dilakukan oleh masyarakat dan para ulama aceh berhasil mengusir bangsa Eropa keluar dari Bumi Aceh. Meskipun Belanda yang dilengkapi dengan persejataan yang modern waktu itu, dan di dukung dengan para sekutunya. Namun belum berhasil menaklukkan Bumi Aceh, bagaimana cerita perjuangan masyarakat Aceh...
Anda bisa membaca sejarah perang Aceh di bawah ini.
Perang masyarakat Aceh
Kapita selecta M. Natsir
Capita Selecta Muhammad Natsir
capita selecta merupakan buku-buku karangan muhammad natsir yang pertama kali di terbitkan oleh UB ideal jakarta. Untuk mengumpulkan buku-buku karangan M.Natsir tidaklah mudah, rentang waktu yang lama antara sekitar 20 tahun yang lalu. Kita perlu membutuhkan waktu yang lebih, serta tenaga untuk mencari tulisan-tulisan yang tersebar dimana-mana. Baik dari teman, nenek-kakek kita karena mungkin nenek-kakek kita suka membaca mungkin kali... Tetapi ketika kita menemukan karangan beliau (M.Natsir), kita bisa belajar dan menemukan ajaran-ajaran beliau. Karena pemikiran beliau yang dituangkan ke dalam karangan merupakan bentuk perjuangan untuk memajukan bangsa Indonesia. Sehingga kita sebagai anak bangsa patuh dan wajib untuk meniru semangat juang dari para pendahulu kita.
Pada ebook capita selecta M. Natsir ini masih menggunakan ejaan lama, maklum di buat pada tahun 1954. Mungkin dari kita ada yang belum lahir, tetapi tujuan kita adalah supaya anak cucu kita bisa membaca dari karangan M.Natsir. sekaligus belajar sejarah kita.
Download ebook capita selecta M.Natsir
Capita selecta M. Natsir
capita selecta merupakan buku-buku karangan muhammad natsir yang pertama kali di terbitkan oleh UB ideal jakarta. Untuk mengumpulkan buku-buku karangan M.Natsir tidaklah mudah, rentang waktu yang lama antara sekitar 20 tahun yang lalu. Kita perlu membutuhkan waktu yang lebih, serta tenaga untuk mencari tulisan-tulisan yang tersebar dimana-mana. Baik dari teman, nenek-kakek kita karena mungkin nenek-kakek kita suka membaca mungkin kali... Tetapi ketika kita menemukan karangan beliau (M.Natsir), kita bisa belajar dan menemukan ajaran-ajaran beliau. Karena pemikiran beliau yang dituangkan ke dalam karangan merupakan bentuk perjuangan untuk memajukan bangsa Indonesia. Sehingga kita sebagai anak bangsa patuh dan wajib untuk meniru semangat juang dari para pendahulu kita.
Pada ebook capita selecta M. Natsir ini masih menggunakan ejaan lama, maklum di buat pada tahun 1954. Mungkin dari kita ada yang belum lahir, tetapi tujuan kita adalah supaya anak cucu kita bisa membaca dari karangan M.Natsir. sekaligus belajar sejarah kita.
Download ebook capita selecta M.Natsir
Capita selecta M. Natsir
Biografi seorang pejuang Mohammad Natsir
![]() |
| Muhammad Natsir |
setan yang tak terputus: regenerasi kepemimpinan terjadi, tapi birokrasi dan politik yang bersih, kesejahteraan sosial yang lebih baik, terlalu jauh dari jangkauan. Natsir seolah-olah wakil sosok yang berada di luar lingkaran itu. Ia bersih, tajam, konsisten dengan sikap yang diambil, bersahaja.
Dalam buku Natsir, 70 Tahun Kenang-kenangan Kehidupan dan Perjuangan, George McTurnan Kahin, Indonesianis asal Amerika yang bersimpati pada perjuangan bangsa
Indonesia pada saat itu, bercerita tentang pertemuan pertama yang mengejutkan. Natsir, waktu itu Menteri Penerangan, berbicara apa adanya tentang negeri ini. Tapi
yang membuat Kahin betul-betul tak bisa lupa adalah penampilan sang menteri. ”Ia memakai kemeja bertambalan, sesuatu yang belum pernah saya lihat di antara para pegawai pemerintah mana pun,” kata Kahin. Bagimana cerita selanjutnya silahkan seorang pahlwan M.Natsir
Muhammad Natsir
Kiat wirausaha oleh Jokowi
Tokoh ini merupakan tokoh fenomenal, selain terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ternyata beliau juga awalnya seorang wirausaha yang handal. sejak selesai kuliah dari gadjah mada beliau langsung berkecimpung di dunia entrepreneur. Selain sebagai usahawan sebagai furniture juga mempunyai usaha fashion batik (asli Indonesia).
sehingga kita patut berbangga terhadap Beliau sebagai tokoh DKI sekaligus pengusaha. Semoga saja kebijakan beliau memihak pada pengusaha kecil seperti kita.. horeeeee
simaklah-kiat-jitu-berwirausaha-dari-jokowi
Salam geneo-Ebook.core
sehingga kita patut berbangga terhadap Beliau sebagai tokoh DKI sekaligus pengusaha. Semoga saja kebijakan beliau memihak pada pengusaha kecil seperti kita.. horeeeee
Pak Jokowi Gubernur DKI Jakarta
silahkan baca sepak terjang dari Jokowi simaklah-kiat-jitu-berwirausaha-dari-jokowi
Salam geneo-Ebook.core
Biografi full Buya Hamka
Gambar Buya Hamka sumber : http://writeforindonesia.blogspot.com/2012/06/buya-hamka.html
Biografi Buya Hamka, tokoh ulama besar islam
Dialah tokoh ulama sekaligus negarawan dari sumatera, dikenal dengan sikap istiqommah dalam memegang teguh prinsip beragama. Banyak ajaran beliau yang dituangkan kedalam buku-buku yang dikarang beliau. Dengan harapan generasi muda sekarang dapat mencontoh pemikiran dan ajaran-ajaran islam. Dimana jaman sekarang, banyak penyimpangan-penyimpangan dari ajaran islam.
Salah satu ajaran beliau yang masih saya ingat dari buku beliau "Kebaikan itu kebiasaan, niscaya kamu akan mudah melakukan. Kejelekan akan mudah kamu lakukan, karena engkau sudah terbiasa (H.Hamka)"
Berikut beberapa buku karangan Buya Hamka, sebenarnya masih banyak lagi. Namun dari beberapa sumber, saya hanya bisa tampilkan berikut. Mungkin kalau ada buku-buku karangan beliau dapat anda kirim ke admin Geneo-Ebook.Core
(Sumber : http://hikmahkholil.blogspot.com/2010/09/daftar-buku-buku-karya-buya-hamka.html)
Khatibul Ummah, Jilid 1-3. Ditulis dalam huruf Arab.
Si Sabariah. (1928)
Pembela Islam (Tarikh Saidina Abu Bakar Shiddiq),1929.
Adat Minangkabau dan agama Islam (1929).
Ringkasan tarikh Ummat Islam (1929).
Kepentingan melakukan tabligh (1929).
Hikmat Isra' dan Mikraj.
Arkanul Islam (1932) di Makassar.
Laila Majnun (1932) Balai Pustaka.
Majallah 'Tentera' (4 nomor) 1932, di Makassar.
Majallah Al-Mahdi (9 nomor) 1932 di Makassar.
Mati mengandung malu (Salinan Al-Manfaluthi) 1934.
Di Bawah Lindungan Ka'bah (1936) Pedoman Masyarakat,Balai Pustaka.
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (1937), Pedoman Masyarakat, Balai Pustaka.
Di Dalam Lembah Kehidupan 1939, Pedoman Masyarakat, Balai Pustaka.
Merantau ke Deli (1940), Pedoman Masyarakat, Toko Buku Syarkawi.
Margaretta Gauthier (terjemahan) 1940.
Tuan Direktur 1939.
Fatwa-fatwa Yusuf Qardhawy
Fatwa-fatwa Ulama Mesir Yusuf Qardhawy.Beliau merupakan ulama yang terkenal dengan ilmunya yang sangat luas. Banyak fatwa-fatwa beliau yang menjawab tantangan jaman modern seperti sekarang ini. bahkan tulisan beliau dijadikan bahan pembelajaran kekayaan khasanah umat islam di dunia ini. Salah satunya ebook ini di sadur dari situs media islam yang sudah di compile untuk memudahkan kita belajar keislaman dari fatwa-fatwa ulama Yusuf Qardhawy.
Picture taken from wikipedia.org
Geneo-ebook.core
Subscribe to:
Posts (Atom)
loading..

















